BANTUL – Menjelang pelaksanaan Tes Kendali Mutu (TKA), siswa kelas IX SMP PGRI Kasihan menyelenggarakan kegiatan doa bersama pada Selasa, 7 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini bertujuan untuk menguatkan mental dan spiritual para siswa sebelum menghadapi rangkaian ujian penentu kelulusan. Suasana khidmat menyelimuti seluruh area sekolah saat para siswa bersimpuh memanjatkan doa agar diberikan kelancaran dan hasil yang terbaik.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan pembacaan ayat-ayat suci dan zikir bersama. Kehadiran seluruh siswa kelas IX dalam balutan seragam yang rapi menambah kekhusyukan prosesi ini. Tidak hanya sekadar ritual, doa bersama ini menjadi momentum bagi para siswa untuk sejenak menenangkan diri dari rutinitas belajar yang padat selama beberapa bulan terakhir, sekaligus memohon petunjuk agar kemudahan menyertai setiap lembar soal yang akan mereka kerjakan.
Pihak sekolah melalui kepala sekolah dan guru agama memberikan motivasi agar para siswa tetap optimis namun tetap rendah hati. Dalam sambutannya, ditekankan bahwa usaha yang maksimal melalui belajar harus dibarengi dengan penyerahan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. "Ikhtiar telah dilakukan di dalam kelas, kini saatnya kita mengetuk pintu langit agar usaha kalian diberkahi dan membuahkan prestasi yang membanggakan," ujar salah satu guru di hadapan para peserta.
Selain doa, momen ini juga dimanfaatkan para siswa untuk saling bermaafan dan meminta restu kepada bapak dan ibu guru. Isak tangis haru sempat mewarnai sesi jabat tangan, di mana para siswa memohon doa restu agar perjuangan mereka selama tiga tahun di bangku SMP dapat berakhir dengan manis. Dukungan moral dari para pengajar ini diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi siswa untuk meminimalisir rasa cemas saat hari pelaksanaan ujian tiba.
Kegiatan doa bersama ini ditutup dengan harapan besar agar seluruh siswa kelas IX SMP PGRI Kasihan dapat lulus dengan nilai yang memuaskan dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang diimpikan. Dengan bekal persiapan akademis yang matang serta kekuatan doa yang tulus, para siswa kini merasa lebih siap secara batiniah untuk menghadapi TKA 2026 dengan penuh percaya diri dan integritas tinggi.

.jpeg)



